ir a principal |
Ir a lateral

Jakarta - Saat bangun tidur, seringkali wajah menjadi berkerut dan kusut karena bekas lipatan bantal yang menempel. Tidak hanya berdampak buruk pada penampilan saat itu, namun memberikan efek buruk di masa depan karena garis bantal tersebut.
Bila wajah selalu terceplak garis bantal, maka bisa menyebabkan kerutan permanen. Ada cara efektif untuk menghilangkannya dan menghindari kerutan permanen akibat bekas lipatan bantal. Berikut ini tipsnya dari Live Strong.
1. Air Dingin
Percikan air dingin ke wajah setiap pagi untuk meningkatkan peredarahan darah. Air dingin juga membantu mengurangi kerutan karena bantal secara cepat.
2. Perhatikan Posisi Tidur
Jangan membiasakn tidur dengan posisi menyamping, karena berpotensi wajah tertekan dengan bantal. Jadi sebaiknya, tidurlah telentang untuk menjaga kesehatan kulit wajah dan menjaga postur tubuh.
3. Sarung Bantal yang Halus
Cara lain untuk menghindari wajah menjadi kusut saat tidur adalah dengan menggunakan sarung bantal berbahan satin atau sutra daripada katun. Sarung bantal dengan bahan yang halus menghindari wajah menjadi berkerut.
4. Bantal yang Empuk
Keempukan bantal ternyata juga mempengaruhi terjadinya garis bantal pada wajah. Bantal yang keras berpotensi membuat wajah lebih mudah berkerut. Itu karena ketika terdapat lipatan sarung bantal, maka garis yang tercap pada kulit akan lebih dalam.
»» Read More...
Sering kita menemukan, bagaimana emosi memberi dampak yang tidak pernah kita inginkan. Tidak sedikit emosi yang meninggalkan efek destruktif. Andaikan saja kita bisa memahami makhluk apa sesungguhnya emosi itu, tentu kita bisa menjadi lebih bijaksana.
Emosi bisa jadi merupakan reaksi atas berbagai kejadian yang berlaku dalam kehidupan kita. Emosi juga dapat menentukan bagaimana sebuah kejadian dipahami dan disikapi. Sebuah emosi biasanya berangkat dari prasangka dan stereotip seseorang.
Emosi merupakan bagian dari perasaan kita. Bila tidak dikendalikan, emosi bisa membatasi persepsi kita.
Itu sebabnya, sudah seyogyanya emosi bisa dikendalikan, bukan yang mengendalikan. Sebab bila emosi dibiarkan masuk dalam logika maka akan jadi berbahaya. Persepsi kita bisa menjadi selektif. Membuat kita hanya melihat apa yang sesuai dengan perasaan kita.
“Sahabat, berpikirlah dua kali sebelum engkau melakukan sesuatu, agar bisa dipertimbangkan dengan bijaksana, dan membawamu pada keselamatan.” -Anne Ahira.
^
Sumber^
»» Read More...
Kenapa Cincin pernikahan selalu ada di jari manis, kok bukan di jari lain…saya sebetulnya juga bingung tapi setelah baca suatu artikel, menarik juga untuk diperhatikan. Coba deh ikuti langkah berikut ini, kalian pasti takjub karena Tuhan benar-benar membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina):
1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar).
2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan.
4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.
7. Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.
^Sumber^
»» Read More...